| Pendidikan Islam di era Society 5.0 dituntut untuk mampu membentuk
generasi yang tidak hanya religius, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan
zaman. Kurikulum Merdeka hadir dengan Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila (P5) sebagai upaya membangun karakter pelajar yang beriman, kritis,
mandiri, kreatif, dan kolaboratif. Namun, implementasi P5 di satuan pendidikan
Islam masih menghadapi tantangan, terutama dalam mengintegrasikan nilai-nilai
keislaman secara kontekstual. Dalam hal ini, pemikiran KH Zainuddin Fananie
tentang pendidikan Islam modern yang menekankan semangat, akal, dan amal
dipandang relevan untuk memperkuat pelaksanaan P5, khususnya pada fase D
(setara jenjang SMP).
Berdasarkan pada latar belakang masalah, penelitian ini diharapkan
memberikan jawaban terhadap rumusan masalah (1) Bagaimana konsep
pendidikan Islam modern menurut KH Zainuddin Fananie?, (2) Bagaimana
relevansi antara konsep pendidikan Islam modern menurut KH Zainuddin Fananie
dengan projek penguatan profil pelajar pancasila di fase D?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
pendekatakan studi literatur atau kepustakaan. Penelitian ini dilakukan dengan
analisis deksriptif terhadap data yang telah dikumpulkan melalui metode
dokumentasi. Kemudian data yang didapatkan divalidasi dengan menggunakan
teknik triangulasi data. Triangulasi data dilakukan dengan membandingkan data
berdasarkan sumber-sumber data yang ada.
Berdasarkan hasil pengumpulan data didapatkan hasil berupa konsep
pendidikan Islam modern menurut KH Zainuddin Fananie diantaranya nilai-nilai
dan prinsip dasar pendidikan Islam, tujuan pendidikan, lingkungan pendidikan,
integrasi keilmuan, dan metode serta cara mendidik. Kemudian peneliti
menemukan relevansi antara konsep pendidikan Islam modern menurut KH.
Zainuddin Fananie dengan dimensi-dimensi yang ada pada profil pelajar pancasila
di fase D. Relevansi tersebut diantaranya konsep pembagian pendidikan berupa
pendidikan jasmani dan rohasi relevan dengan dimensi beriman, bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. Konsep ukhuwah Islamiyah relevan
dengan dimensi bergotong-royong. Prinsip dasar kemandirian relevan dengan
dimensi mandiri. Kemudian konsep metode serta cara mendidik relevan dengan
dimensi kreatif.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa antara konsep pendidikan
Islam modern perspektif KH Zainuddin Fananie dengan projek penguatan profil
pelajar pancasila di fase D terdapat relevansi atau hubungan serta kaitan antara
keduanya. |