| Pendidikan karakter adalah elemen krusial dalam membentuk generasi
muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki akhlak yang
baik. Dalam konteks pendidikan formal, internalisasi nilai-nilai karakter melalui
kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran strategis dalam membentuk sikap dan
kepribadian siswa, khususnya dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Penelitian
ini dilakukan untuk memahami lebih dalam bagaimana proses internalisasi nilainilai pendidikan karakter diterapkan dalam kegiatan ekstrakurikuler remaja Islam
(Risda) di SMAN 2 Tuban, serta bagaimana pengaruhnya terhadap pembentukan
sikap kepemimpinan siswa.
Berdasarkan pada latar belakang masalah, penelitian ini diharapkan
memberikan jawaban terhadap rumusan masalah (1) Bagaimana proses internalisasi
nilai-nilai pendidikan karakter pada ekstrakurikuler Remaja Islam di SMAN 2
Tuban? (2) Bagaimana proses pembentukan sikap kepemimpinan siswa melalui
internalisasi nilai-nilai karakter tersebut? dan (3) Bagaimana hasil dari proses
tersebut dalam membentuk sikap kepemimpinan siswa?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif
dan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari kepala sekolah, Wakil kepala
bidang kesiswaan, pembina ekstrakurikuler Risda, dan siswa aktif dalam kegiatan
tersebut. Penelitian difokuskan pada proses transformasi nilai, transaksi nilai, dan
transinternalisasi nilai dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai pendidikan
karakter dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, dimulai dari pengenalan
nilai oleh pembina, interaksi aktif siswa dalam kegiatan, hingga pembiasaan nilainilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung
jawab, kerja sama, kepedulian, dan kepemimpinan terbentuk melalui kegiatan
keislaman yang dilaksanakan secara rutin dan terstruktur dalam kegiatan Risda.
Siswa yang aktif dalam kegiatan ini menunjukkan perubahan positif dalam cara
berkomunikasi, mengambil keputusan, serta memimpin kelompok.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kegiatan ekstrakurikuler
Remaja Islam di SMAN 2 Tuban berkontribusi signifikan terhadap proses
internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter dan efektif dalam membentuk sikap
kepemimpinan siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap
pengembangan teori Pendidikan karakter berbasis Islam dan diharapkan menjadi
referensi bagi sekolah dalam merancang program ekstrakurikuler yang dapat
memperkuat karakter dan kepemimpinan siswa |