| Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Rengel, adalah salah satu
lembaga pendidikan di kabupaten Tuban yang menawarkan program khusus untuk
membentuk karakter siswa dengan menanamkan nilai-nilai positif melalui
aktivitas sehari-hari. Salah satu program yang disampaikan yang telah
diimplementasikan sekolah adalah program Jumat Berkah, sebuah inisiatif berbagi
yang dilaksanakan setiap hari jumat. Tujuan dari program ini bukan hanya untuk
memberikan bantuan tetapi juga untuk menumbuhkan budaya peduli, solidaritas,
dan empati di antara siswa sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Berdasarkan latar belakang di atas, penelitian ini dirancang untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan ini; (1) Bagaimana Proses internalisasi program jumat
berkah di SMAN 1 Rengel? (2) Bagaimana Faktor Penghambat dan Pendukung
dalam program jumat berkah di SMAN 1 Rengel? (3) Bagaimana hasil evaluasi
internalisasi program jumat berkah terhadap dampak nilai pendidikan karakter
peduli sosial di SMAN 1 Rengel?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan deskriptif analisis
data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa proses
internalisasi program jumat berkah terhadap dampak nilai pendidikan karakter
peduli sosial di SMAN 1 Rengel belum berjalan dengan baik, tetapi cukup.
Walaupun masih adanya hambatan yang mana adanya pengurus kelas yang lupa
menyampaikan jadwal kepada teman-temannya untuk membawa nasi. Sementara
berdasarkan observasi didapatkan hasil yang serupa. Hal tersebut juga diperkuat
dengan hasil dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti.
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses internalisasi program
jumat berkah terhadap dampak nilai pendidikan karakter peduli sosial di SMAN 1
Rengel terjadi dalam tiga proses, yaitu proses transformasi nilai yang mana belum
terjadi secara rutin setiap jumat, melainkan hanya dilaksanakan pada Jumat
tertentu. Sedangkan untuk proses transaksi nilai dalam program ini tidak
berlangsung secara langsung melalui kegiatan tersebut, melainkan terjadi dalam
proses pembelajaran di kelas. Dan proses transinternalisasi dalam program Jumat
berlangsung secara langsung. Dukungan dari guru, siswa dan orang tua menjadi
kekuatan dalam program ini, meskipun masih terdapat kendala pengurus kelas
yang lupa menyampaikan jadwal jumat berkah tersebut. Hasil evaluasi
internalisasi program jumat berkah terhadap dampak nilai pendidikan karakter
peduli sosial di SMAN 1 Rengel menunjukkan bahwa Program Jumat Berkah
mampu menumbuhkan kepedulian siswa terhadap sesama. Keterlibatan guru
dalam program ini dengan memberikan contoh nyata menjadi motivasi bagi siswa.
Meskipun memberikan dampak positif, pelaksanaannya masih menghadapi
kendala, seperti siswa yang lupa membawa nasi. Untuk mengatasinya, biasanya
siswa yang lupa diberi tahu bisa menggunakan alternatif seperti membeli di kantin
atau membawa nasi pada pekan berikutnya. Hasil penelitian ini diharapkan bisa
dijadikan landasan dalam riset lebih lanjut, mengenai bidang kajian yang serupa
dalam ruang lingkup yang bervariasi |