• Telp/Hp: 085227776101


Peran Baitul Maal Wat Tamwil Dalam Pengembangan Produk Tabungan Pedidikan Di KSPPS BMT SURYA RAHARJA PALANG

Ubaid Nashrulloh (2025) PERAN BAITUL MAAL WAT TAMWIL DALAM PENGEMBANGAN PRODUK TABUNGAN PEDIDIKAN DI KSPPS BMT SURYA RAHARJA PALANG . Artikel


Abstrak

KSPPS BMT Surya Raharja Palang sebagai lembaga keuangan mikro syariah memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pengembangan produk tabungan pendidikan. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai instrumen keuangan, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya perencanaan dana pendidikan sejak dini. Namun demikian, dalam pelaksanaannya, BMT menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi keuangan masyarakat dan keterbatasan jangkauan informasi keuangan syariah. Dari uraian latar belakang diatas maka bisa diambil rumusan masalah: (1) Bagaimana peran BMT dalam pengembangan produk tabungan pendidikan di KSPPS BMT Surya Raharja Palang? dan (2) Apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam pengembangan produk tabungan pendidikan tersebut? Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui Peran Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) dalam pengembangan produk tabungan pendidikan di BMT Surya Raharja Palang (2) Untuk Mengertahui faktor penghambat dan pendukung dalam pengembangan produk tabungan pendidikan di BMT Surya Raharja Palang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengurus, karyawan, dan nasabah BMT. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat melalui pendekatan langsung dan kerja sama dengan lembaga pendidikan. Produk tabungan pendidikan “Simpatik” yang ditawarkan dirancang fleksibel, sesuai dengan prinsip syariah, serta disertai insentif seperti hadiah dan beasiswa. Adapun faktor pendukung dalam pengembangan produk ini meliputi pelayanan yang ramah, prinsip keuangan syariah yang kuat, dan kepercayaan masyarakat. Sementara faktor penghambatnya adalah rendahnya literasi keuangan, ekonomi keluarga yang tidak stabil, serta keterbatasan sumber daya manusia di internal BMT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BMT tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen pemberdayaan sosial yang mendorong terciptanya budaya menabung untuk pendidikan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan program tabungan pendidikan di lembaga keuangan mikro syariah lainnya.
Tipe (Jenis) Karya : Artikel
Kata Kunci : BMT Surya Raharja, Peran BMT, Tabungan Pendidikan
Penerbit : IAINU TUBAN
Tanggal Post : 16 Oct 2025
Tanggal Modified : -