• Telp/Hp: 085227776101


Pengaruh Cost Income Ratio (CIR) dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Muamalat Indonesia

NINOK SEPTIA HANDAYANI (2025) PENGARUH COST INCOME RATIO (CIR) DAN BIAYA OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) PADA BANK MUAMALAT INDONESIA . Artikel


Abstrak

Dalam perbankan keputusan nasabah berperan penting dalam menentukan tingkat pendapatan yang maksimal dan kinerja suatu lembaga keuangan. Pada periode 2017-2022 Bank Muamalat mengalami beberapa masalah yang dapat mempengaruhi kinerjanya. Masalah tersebut antara lain, penurunan laba bersih, masalah terkait pembiayaan, dan kekurangan modal. Maka dari itu instrumen yang tepat untuk mengevaluasi kinerja perbankan ialah Return on Asset karena dapat mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam mengelola asetnya untuk memperoleh keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur pengaruh Cost Income Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return On Asset pada Bank Muamalat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Cost Income Ratio (CIR) dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Muamalat Indonesia secara parsial maupun simultan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 data dari laporan rasio keuangan triwulan CIR, BOPO, dan ROA Bank Muamalat Indonesia. Data dikumpulkan dengan pencatatan dokumen, kemudian dianalisis menggunakan uji analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dari uji T, uji F, dan uji koefisien determinasi R2 dengan menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CIR secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap ROA, dengan nilai t hitung 1.041 < t tabel 2,04523 dan nilai signifikansi sebesar 0.307 > 0,05. Dan BOPO secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, dengan nilai t hitung -11.219 > t tabel 2,04523 dan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0,05. Sedangkan secara simultan CIR dan BOPO berpengaruh terhadap ROA, dengan nilai f hitung 64.882, sedangkan nilai f tabel sebesar 3,33. Hal ini berarti f hitung > f tabel = 64.882 > 3,33 dan nilai signifikansi 0.000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel CIR dan BOPO secara bersama-sama memiliki pengaruh sebesar 80,3%. Sedangkan 19,7% ROA dipengaruhi variabel lainnya. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi lembaga keuangan khususnya Bank Muamalat Indonesia untuk merumuskan strategi yang lebih baik dalam mendukung kinerja dan pengelolaan biaya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya mengenai rasio rasio biaya dan pendapatan serta faktor faktor yang mempengaruhinya.
Tipe (Jenis) Karya : Artikel
Kata Kunci : CIR, BOPO, ROA
Penerbit : IAINU TUBAN
Tanggal Post : 16 Oct 2025
Tanggal Modified : -