| Harga emas yang semakin tinggi membuat masyarakat susah mendapatkannya dengan
gaji UMR khususnya di Tuban yang cukup rendah, masyarakat butuh yang namanya
pembiayaan supaya dapat membeli emas, dengan hadirnya cicil emas di BSI KCP Tuban maka
masyarakat akan mampu memilikinya. Dalam upaya menarik Nasabah melakukan kegiatan
penjualan secara pribadi atau dikenal sebagai Personal Selling, merupakan kegiatan suatu
percakapan untuk memengaruhi sikap konsumen untuk melakukan pembelian, cara ini
dilakukan di BSI menguhubungi nasabah prioritasnya. Salah satu faktor sosial yang
mempengaruhi yaitu rekomendasi yang dapat menjadi bagian dari Reference Group atau
kelompok referensi.
Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Bagaimana Pengaruh Personal Selling dan
Reference Group terhadap Keputusan Pembelian Produk Cicil Emas di Bank Syariah
Indonesia KCP Tuban. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian
adalah bagian dari nasabah cicil emas di Bank Syariah Indonesia KCP Tuban. Data primer
yang dikumpulkan melalui kuesioner adalah sumber data penelitian ini. Uji instrumen, analisis
data, dan uji hipotesis digunakan dalam proses penelitian.
Hasil dari penelitian menunjukan variabel X1 Personal Selling secara parsial
berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan Nilai t hitung 2,985 > t tabel 1,663 tingkat
signifikansi sebesar 0,004 < 0,05. Variabel X2 Reference Group secara parsial berpengaruh
terhadap keputusan pembelian dengan Nilai t hitung 2,718 > ttabel 1,663 signifikansi sebesar
0,008 < 0,05. Dan secara simultan dengan nilai f-hitung yaitu 12.309 > f-tabel yaitu 3,11
signifikansi 0,000 < 0,05.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel Personal Selling (X1) berpengaruh
terhadap keputusan pembelian produk cicil emas di BSI KCP Tuban, variabel Reference Group
(X2) berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk cicil emas di BSI KCP Tuban, secara
bersama-sama Personal Selling (X1) dan Reference Group (X2) berpengaruh terhadap
keputusan pembelian produk cicil emas di BSI KCP Tuban. Saran bagi peneliti selanjutnya
untuk menambah faktor lain karena nilai R square masih tergolong rendah. |