• Telp/Hp: 085227776101


URGENSI KEDEWASAAN EMOSI DALAM MEMBANGUN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA (Studi Kasus Pasangan Suami Istri Desa Leranwetan)

YOGI SUCIPTO (2006) URGENSI KEDEWASAAN EMOSI DALAM MEMBANGUN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS PASANGAN SUAMI ISTRI DESA LERANWETAN) . Lainnya


Abstrak

Latar belakang masalah menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Perkawinan bertujuan membentuk keluarga bahagia dan kekal, serta adanya batasan usia pernikahan, banyak rumah tangga masih menghadapi tantangan. Kedewasaan emosi diidentifikasi sebagai faktor krusial yang mempengaruhi kualitas hubungan, komunikasi, dan penyelesaian konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman dan perspektif pasangan di Desa Leranwetan mengenai peran kedewasaan emosi dalam mencapai dan mempertahankan keharmonisan. Berdasarkan pada latar belakang, Penelitian ini diharapkan memberikan jawaban rumusan masalah yang ada, yaitu: (1) Bagaimana urgensi kedewasaan emosi terhadap resolusi konflik rumah tangga Desa Leranwetan (2) Bagaimana pandangan dan pengalaman pasangan suami istri di Desa Leranwetan mengenai peran kedewasaan emosi dalam membangun dan mempertahankan keharmonisan rumah tangga ? Berdasarkan rumusan maasalah tersebut peneliti bertujuan (1) Untuk mengungkapkan bagaimana kedewasaan emosi dapat meningkatkan resolusi konflik dalam rumah tangga Desa Leranwetan. (2) Untuk mengeksplorasi pandangan dan pengalaman pasangan suami istri di Desa Leranwetan mengenai peran kedewasaan emosi dalam membangun dan mempertahankan keharmonisan rumah tangga dalam konteks sosial dan budaya setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif serta menerapkan metode empiris. Tujuan dari pendekatan deskriptif ini adalah untuk memahami dan mengkaji situasi serta kondisi objek penelitian secara mendalam melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk merumuskan pemahaman atau teori yang relevan. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh secara langsung dari pasangan suami istri desa Leranwetan. Sementara itu, data sekunder digunakan sebagai pelengkap dan pendukung, yang berasal dari berbagai referensi dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedewasaan emosi memiliki peran krusial dalam membangun dan mempertahankan keharmonisan rumah tangga bagi pasangan di Desa Leranwetan. Temuan utama mengindikasikan bahwa pasangan yang matang secara emosi mampu mengelola emosi pribadi dengan baik, menunjukkan empati terhadap pasangan, serta mempraktikkan komunikasi yang efektif dan konstruktif. Mereka cenderung bersedia menurunkan ego, meredam emosi saat konflik, dan mencari solusi bersama. Dari Hasil penelitian dapat disimpulkan (1) kedewasaan emosi adalah fondasi utama bagi keharmonisan dan kekuatan rumah tangga.(2) pengalaman pasangan suami istri desa Leranwetan, kemampuan mengelola emosi, berempati, berkomunikasi efektif, dan beradaptasi adalah bentuk membangun keharmonisan rumah tangga. Hasil penelitian ini diharapkan bisa dijadikan landasan dalam riset lebih lanjut mengenai bidang kajian yang serupa dalam lingkup yang variatif.
Tipe (Jenis) Karya : Lainnya
Kata Kunci : Kedewasaan Emosi, Keharmonisan Rumah Tangga, Pasangan Suami Istri, Desa Leranwetan
Penerbit : IAINU TUBAN
Tanggal Post : 16 Oct 2025
Tanggal Modified : 26 Feb 2026