| Mulyasa (2017: 156) menyebutkan Ada beberapa strategi dalam meningkatkan mutu
pendidikan, salah satunya adalah peran kepala sekolah. Salah satu kemampuan yang harus
dimiliki kepala sekolah adalah kemampuan multitasking, Berdasarkan wawancara sederhana
dan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti, pengelolaan manajemen lembaga di RA
Salafiyah Plumpang dinilai belum optimal karena sistem kepemimpinan yang rangkap
jabatan. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengetahui kemampuan multitasking yang
dimiliki oleh kepala sekolah dalam mengelola manajemen di RA Salafiyah Plumpang.
Penelitian ini diharapkan memberikan jawaban terhadap rumusan masalah (1)Bagaimana
kemampuan multitasking kepala sekolah RA Salafiyah Plumpang? (2)Bagaiamana
manajemen lembaga di RA Salafiyah Plumpang? (3)Bagaimana kemampuan multitasking
pemimpin di RA Salafiyah Plumpang dalam mengelola manajemen lembaga? Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kemampuan multitasking yang dimiliki oleh kepala sekolah
dalam mengelola manajemen lembaga di RA Salafiyah Plumpang. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang telah
dikumpulkan melalui metode wawancara dan penyebaran kuisioner. Triangulasi data dengan
membandingkan data hasil instrumen wawancara dari informan yang berbeda dan hasil
kuisioner dari responden yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)kemampuan
multitasking yang dimiliki oleh kepala sekolah RA Salafiyah cukup baik (2)pengelolaan
manajemen lembaga di RA Salafiyah Plumpang cukup baik (3)kemampuan multitasking
pemimpin dalam mengelola manajemen lembaga di RA Salafiyah Plumpang cukup baik |